Manajemen Waktu (2): Meninggalkan Hal Yang Tidak Bermanfaat

, , 2 comments

Bismillah..
“Di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah ia meninggalkan perkara yang tidak bermanfaat baginya.” [H.R. Tirmidzi]
Sebenarnya cukup dengan satu hal yaitu, meninggalkan hal yang tidak bermanfaat, maka itu sudah sangat cukup untuk mengatur waktu. Untuk mengetahui apakah waktu yang kita punya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, maka sebaiknya waktu yang telah kita habiskan harus dievaluasi. Misalnya, ketika selesai menunaikan sholat Dzuhur, kita bisa mengevaluasi waktu-waktu yang kita gunakan dari bangun tidur sampai sholat Dzuhur. Apakah sudah digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Selain itu, cara mengevaluasi lainnya yaitu menggunakan kertas kosong disebelah kita. Tuliskan hal-hal apa saja yang kita kerjakan, baik itu yang bermanfaat (membaca article, menulis, dsb) maupun yang tidak bermanfaat (nonton cuplikan bola, dsb). Nanti dari sana kita akan tahu mana waktu-waktu yang tidak bermanfaat yang telah kita sia-sia kan. Pengalaman yang penulis alami setelah mengevaluasi waktu, ternyata banyak waktu yang kurang bermanfaat yang dihabiskan untuk main facebook. Sehingga dari hasil evaluasi ini, diputuskan untuk men-deaktivasi akun facebook.
"Maka apabila kamu telah selesai dari satu urusan maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain". (Al Insyirah: 7)
Dengan menggunakan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat, bukan berarti kita tidak boleh melakukan refresing atas kejenuhan pekerjaan kita. Refresing sebenarnya bisa dilakukan dengan mengganti pekerjaan yang satu dengan pekerjaan yang lain. Seperti dijelaskan di Surat Al Insyirah ayat 7. Jika telah selesai dari satu urusan maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain. Misalnya, jika kita jenuh membaca artikel riset, kita bisa mengganti pekerjaan membaca dengan pekerjaan yang lebih ringan seperti merapikan kertas-kertas yang berserakan di meja kerja atau dengan pekerjaan lainnya yang tidak memerlukan konsentrasi tinggi.
Trik lain untuk meninggalkan hal yang kurang bermanfaat yaitu dengan membuat to-do-list. Dengan membuat to-do-list, kita akan menyadari bahwa waktu yang kita punya, tidak sebanding dengan pekerjaan yang harus kita lakukan. Sebagai penutup, penulis mengutip pepatah Arab.
"Waktu itu bagaikan pedang, kalau engkau tidak potong waktu itu, maka waktu tersebut yang akan memotong kalian" 
Maksudnya adalah jika jiwamu tidak disibukkan dengan kebaikan, maka dia akan menyibukkanmu keburukan atau minimal sesuatu yang tidak bermanfaat.

Semoga bermanfaat,
Hamamatsu, 15 Ramadhan 1436 H
Sumber gambar dari sini

2 comments:

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete